RIDHO Suatu hari Qais menghadiri sebuah pesta hajatan. Layla menjadi petugas resepsi yang melayani tamu mengambil makanan. Setiap kali Qais akan mengambil jatah hidangan, piring yang dipegang Qais dipecahkan oleh Layla, sehingga Qais harus mengantri lagi di belakang. Perlakuan Layla ini justru membuat Qais senyum-senyum. Tidak ada protes, apalagi amarah yang keluar dari Qais. Kejadian ini berulang beberapa kali dan Qais tetap menebar senyum bahagia saat piringnya dipecahkan oleh Layla. Melihat kejadian tersebut, orang-orang di sekitarnya bertanya kepada Qais: "Qais, mengapa kamu tidak marah diperlakukan seperti itu oleh Layla?" "Bukankah kamu barusan dipermalukan oleh Layla didepan orang banyak?" Qais kemudian menjawab: "Kalian salah, Layla tidak mempermalukan aku didepan orang. Juga tidak menyakitiku didepan umum." "Justru Layla memberikan kesempatan lebih banyak kepadaku agar bisa melihat keindahan wajahnya lebih lama." Kisah diatas adalah ...
DKM AL-MUHAJIRIN 1447 H KHUTBAH IDUL ADHA QURBAN, IBRAHIM DAN BUKTI CINTA HAMBA KHUTBAH PERTAMA Ma’asyiral Muslimin Jamaah sholat idul adha rahimakumullah, Segala puja untuk Allah Yang Maha Kuasa. Segala puji kepunyaan Allah Yang Maha Memiliki. Dan segala rasa syukur dihaturkan kepada Allah Yang Maha Mengatur. Sholawat dan salam disampaikan kepada manusia agung tanpa cela Nabi Muhammad SAW. yang dengan washilahnya manusia mampu keluar dari zaman kegelapan menuju jaman yang penuh cahaya kebenaran. Mengawali khutbhah idul adha pada pagi hari yang penuh berkah ini, khatib berwasiat kepada jamaah sekalian, juga kepada diri khatib pribadi, untuk senantiasa berusaha meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, kapan pun dan di mana pun kita berada serta dalam keadaan sesulit apa pun, dalam kondisi yang bagaimana pun, dengan cara melaksanakan segenap kewajiban dan menjauhi segala larangan Allah ta’ala. Allahu Akbar (3x) walillahilhamdu, Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah, ...