Langsung ke konten utama

LIMA KISAH TELADAN RASUL




LIMA KISAH TELADAN RASUL

Lima Kisah Teladan Mulia Akhlak Rasulullah SAW

Saat bulan rabi'ul awal tiba, ingatan kita selalu tertuju pada peringatan maulid nabi Muhammad SAW. 

Peringatan maulid nabi ditujukan sebagai upaya untuk mengenang sejarah kehidupan rasulullah SAW. Dengan mengenang kehidupan rasul diharapkan agar kaum muslimin bisa mengambil teladan dari kemuliaan akhlak dan keluhuran budi Beliau.

Bahkan Allah SWT. menyatakan dalam salah satu ayat-NYA bahwa dalam diri Nabi Muhammad terdapat akhlak yang agung. Kemuliaan akhlak rasulullah terwujud dalam seluruh kehidupan Beliau. Dimata istri dan anak-anaknya, Beliau adalah seorang suami dan ayah yang bijaksana. dalam pandangan para sahabatnya, Beliau adalah sahabat yang baik yang tidak pernah menyakiti. Bahkan di mata para musuhnya Beliau adalah tetap sebagai manusia mulia.

Dalam rangka mengambil teladan rasulullah pada momen maulid nabi Muhammad SAW 1447 H kali ini, berikut ini lima kisah dalam kehidupan rasul yang patut kita teladani dalam kehidupan seorang muslim.

|1|. 

Ketika Rasulullah SAW berdakwah dengan anak angkatnya yang bernama Zaid bin Harisah di Thaif, Beliau disambut dengan lemparan batu oleh kanak-kanak dan pemuda-pemuda nakal yang disuruh oleh penduduk kota tersebut. Akibatnya, lutut Rasululah SAW berdarah. Melihat penganiayaan itu, malaikat sangat marah sehingga menawarkan untuk menghempap penduduk Thaif dengan bukit-bukit sekitar daerah itu. Tetapi Rasulullah SAW menolaknya dan berkata, “Jangan, mereka tidak tahu saya ini rasul-Nya.” Malaikat menjawab: “Engkau benar.” Selepas itu Baginda rasul terus berdoa untuk penduduk Thaif: “Ya Allah berilah petunjuk bagi kaumku, mereka tidak mengetahui.”

|2|. 

Suatu ketika, dalam perjalanan menuju ke pasar, Rasulullah SAW melihat seorang budak (hamba sahaya) sedang menangis di tepi jalan. Saat rasul tanyakan mengapa menangis, budak itu menjawab bahwa dia menangis kerana uang yang diberi oleh tuannya telah hilang. Rasulullah SAW terus mengganti uang yang hilang itu dengan uang baginda rasul sendiri. 

Tetapi ketika rasul pulang dari pasar, dilihatnya budak yang sama masih menangis. “Kenapa kamu masih menangis?” tanya Rasulullah SAW. “Kali ini saya menangis kerana takut dimarahi dan dipukul oleh tuan saya kerana saya sudah terlambat pulang dan pasar,” jawab budak itu.

Untuk menghindari budak itu dari amarah tuannya, Rasulullah SAW sendiri menemaninya pulang. Rupanya rumah itu dihuni oleh sekumpulan wanita. Rasulullah SAW terus memberi salam. Setelah tiga kali memberi salam, barulah salam Rasulullah SAW itu dijawab. 

Rasulullah SAW bertanya, “Apakah kamu tidak dengar salam saya sebelumnya?” Wanita-wanita itu menjawab, “Kami dengar, tetapi sengaja kami tidak jawab supaya kami mendapat doa dari Rasulullah SAW lebih banyak…”

Rasulullah SAW terus menerangkan mengapa budak itu lambat. Baginda meminta supaya budak itu tidak dipukul rotan, tetapi sekiranya mereka tidak puas hati, Rasulullah menawarkan dirinya sebagai ganti untuk dirotan. Lantas Rasulullah SAW menyingsing lengan bajunya. Mendengar kata Rasulullah SAW itu, kumpulan wanita itu lantas berkata, ” Tidak, ya Rasulullah. Mulai sekarang, kami merdekakanlah budak ini.” Itulah kasih sayang yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW.

|3|. 

Satu ketika seorang musuh bernama Da`tsur mendapati Rasulullah SAW sedang rehat di sebuah batu. Dia terus melompat dan meletakkan pedangnya di leher Rasulullah SAW dan berkata, “Siapa yang akan menyelamatkan nyawa kamu dan tanganku?”

Rasulullah SAW spontan menjawab, “ALLAH!” Mendengar jawapan Rasulullah itu, Da`tsur bergetar hingga pedangnya jatuh dari tangan.

Rasulullah SAW mengambil pedang itu dan bertanya, “Kali ini siapa yang akan menyelamatkan kamu dari tanganku?”

Da`tsur gemetar dan menjawab, “Tiada ada siapapun yang bisa menolongku kecuali Engkau.”

Akhirnya Rasulullah SAW memaafkan Da`tsur. Melihat kasih sayang yang ditunjukkan oleh Rasulullah SAW itu, Da`tsur pun mengucapkan dua kalimah syahadah sebagi bukti masuk Islam.

|4|. 

Pernah di satu pagi Hari Raya, Rasulullah SAW bertemu seorang anak yang menangis di tepi jalan. Baginda terharu dan bertanya, “Mengapa engkau menangis?” anak tersebut menjawab, “Ayah saya telah mati syahid sementara ibu saya sudah nikah dengan laki-laki lain. Nasib saya terlantar dan saya tidak ada baju baru dan persediaan makanan untuk berhari raya.” Rasulullah SAW mengalirkan air mata mengenangkan nasib anak tersebut. Baginda berkata: “Sukakah kamu kalau aku menjadi ayahmu dan Aisyah (isteri Rasulullah) menjadi ibumu?” Sungguh tidak terkira gembiranya rasa hati anak itu, saat  mendengar Rasulullah SAW yang mulia bersedia menjadi ayahnya. Baginda pun membawa pulang anak tersebut ke rumahnya. Anak itu dimandikan, dipakaikan dengan baju baru dan dijamu makan. Betapa gembiranya hati anak itu. Dan betapa gembiranya hati Rasulullah SAW karena dapat  membahagiakan anak tersebut.

|5|. 

Rasulullah SAW juga sangat mengasihi binatang. Baginda melarang anak-anak menyiksa binatang. Untuk menyembelih binatang, Rasulullah SAW berpesan supaya menggunakan pisau yang tajam, agar binatang tersebut cepat mati sehingga mengurangi rasa sakit yang dirasakannya. Rasulullah sering mengingatkan supaya unta-unta dan himar tidak dibebani oleh muatan yang berlebihan. Pernah seekor kucing tidur diatas surban rasul. Maka rasul menggunting bagian surban yang ditiduri kucing tersebut agar tidak mengganggu kucing tersebut. Ketika dalam perjalanan dari Madinah menuju Mekah di tahun kemenangan, rasul melihat seekor anjing di pinggir jalan. Anjing itu mengeluarkan suara seakan-akan membujuk anaknya yang sedang mengerumininya untuk menyusu. Maka, rasul meminta seorang sahabat untuk menjaga agar jangan sampai ada yang mengganggu anjing dan anak-anaknya. Ketika rasul melihat himar yang telah diberi tanda dengan besi panas di mukanya, beliau menentangnya dan melarang hewan diberi tanda dan dipukul mukanya.

Semoga kelima kisah singkat diatas dapat menginspirasi kita agar berakhlak lebih baik dalam kehidupan. 

Komentar

Terpopuler

MATERI PAI SMA/SMK KELAS 10; KURIKULUM MERDEKA

MATERI POKOK PAI  SMA/SMK KELAS 10  KURIKULUM MERDEKA BUKU PAI KELAS 10 A. SEMESTER GANJIL | 1| Berkompetisi Dalam Kebaikan  (q.s. Al-Maidah ayat 48) Dan  Etos Kerja Dalam Islam (q.s. At-Taubah ayat 105) PPT KOMPETISI DALAM KEBAIKAN PPT Etos Kerja |2|  Syu'abul Iman (Cabang-cabang Iman) PPT Syu'abul Iman (pengantar) |3| Mahabbah ( mencintai Allah), khauf, raja' dan tawakal PPT Mahabbah Khauf Roja Dan Tawakal VIDEO CERAMAH "KHAUF DAN ROJA'" |4| Sumber Hukum Islam: Al-Qur'an, al-Hadits dan Ijtihad  PPT Sumber Hukum Islam |5| Sejarah Masuknya Islam di Indonesia: Teori Masuknya Islam  GOOGLE EARTH PPT Sejarah Masuknya Islam di Indonesia B. SEMESTER GENAP | 1 | Menjauhi pergaulan bebas dan perbuatan zina (Q.s Al-Isra: 32 dan An-Nur: 2 serta hadits yang relevan) PPT Larangan Pergaulan Bebas ARTIKEL TENTANG LARANGAN PERGAULAN BEBAS | 2 |  Menghindari Akhlak Tercela (Foya-Foya, Riya, Sum'ah, Takabur dan Hasad)   PPT Berfoya-foya sumah hasud riya dan ...

MATERI POKOK PAI DAN BUDI PEKERTI SMA/SMK KELAS 12; KURIKULUM 2013

  Buku PAI dan Budi Pekerti Kelas 12 MATERI POKOK PAI DAN BUDI PEKERTI SMA/SMK KELAS 12 KURIKULUM 2013 A. SEMESTER GANJIL |1| Berpikir Kritis (q.s. Ali-Imran ayat 190-191) dan Bersikap Demokratis (q.s. Ali-Imran ayat 159) MATERI PEMBELAJARAN; PPT BERFIKIR KRITIS DAN BERSIKAP DEMOKRATIS pdf VIDEO PEMBELAJARAN; BERPIKIR KRITIS DAN BERSIKAP DEMOKRATIS |2| Iman Kepada Hari Akhir PDF materi iman pada Hari Akhir VIDEO PEMBELAJARAN; IMAN KEPADA HARI AKHIR |3| Pernikahan Dalam Islam MATERI PEMBELAJARAN; PPT MUNAKAHAT pdf MATERI PEMBELAJARAN; SIMULASI AKAD NIKAH |4| Strategi Dakwah dan Perkembangan Dakwah Islam di Indonesia B. SEMESTER GENAP | 1 | Sykur Nikmat dan Berlaku Ihsan (Q.S. Luqman 13-14 dan Q.S. Al-Baqarah 83 serta hadits yang terkait) MATERI PEMBELAJARAN; PPT SYUKUR NIKMAT DAN BERBUAT IHSAN pdf VIDEO PEMBELAJARAN; SYUKUR NIKMAT | 2 | Iman Kepada Qada dan Qodar MATERI PEMBELAJARAN; PPT IMAN KEPADA TAQDIR pdf VIDEO PEMBELAJARAN: IMAN KEPADA QADA DAN QADAR | 3 | Hukum Waris Dalam I...

RASUL MANUSIA PILIHAN

Tanggal di kalender menunjukan 27 September 2022 bertepatan dengan 1 Rabi'ul awal 1444 H. Bertemu kembali dengan bulan Rabi'ul awal. Bulan ini memiliki kesan yang spesial bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia. Di beberapa daerah, lebih terkenal dengan sebutan bulan Maulid atau Mulud. Di bulan inilah, tepatnya tanggal 12, Nabi Muhamad saw dilahirkan oleh ibunya yang bernama ibunda Aminah di Kota Mekah. Ada banyak kisah dan cerita terkait dengan peringatan maulid nabi ini. Umat Islam di penjuru dunia mengadakan kegiatan yang terkait dengan hari kelahiran nabi ini. Mulai dari komunitas muslim level terendah sampai level tertinggi. Dari tingkat RT di mushola dan masjid kecil sampai tingkat istana negara dan masjid besar, peringatan maulid nabi diadakan untuk mengenang perjalanan hidup nabi Muhammad tercnta. Sebuah kisah menyebutkan, ketika pasukan muslim sedang mengalami krisis motivasi dan semangat dalam berjuang dan bertempur melawan pasukan Nasrani dalam perang salib, maka s...